Konstruksi

Berkenalan dengan Design and Build: Cara Kerja, Kelebihan, dan Apakah Cocok untuk Proyekmu

Oleh:
Deandra Alika Hefandia
•
Diperbarui:
19 Oct 2026
•
5 menit baca
Berkenalan dengan Design and Build: Cara Kerja, Kelebihan, dan Apakah Cocok untuk Proyekmu
Ringkasan cepat

Design and build adalah model satu kontrak di mana satu tim menangani desain sampai konstruksi dan garansi, cocok kalau kamu ingin satu pihak yang bertanggung jawab penuh atas hasil akhir.

Foto: Lucas Kepner / Unsplash

Design and build adalah metode pengerjaan proyek yang menggabungkan desain dan kontruksi dalam satu lingkup dan tanggung jawab dalam satu kontrak. Hal ini memudahkan kamu karena koordinasi terjadi hanya di antara kedua belah pihak, kamu dan studio. Dengan begitu, kamu akan bekerja dengan satu tim yang bertanggung jawab dari konsep dan gambar kerja sampai serah terima, termasuk garansinya.

Metode ini cocok utuk pemilik rumah atau apartemen (kantor juga) yang ingin mendapatkan hasil akhir semirip desain awal. Tapi design and build nggak selalu jawaban yang tepat, dan bagian itu juga akan saya bahas apa adanya.

Bagaimana Cara Kerjanya: Tahap Demi Tahap

Setiap studio punya tahap pengerjaan sendiri. Di Vimonia, studio desain interior & build di Gading Serpong, Tangerang, prosesnya ada 4 tahap:

1. Konsultasi dan kunjungan langsung ke lokasi

Kebanyakan diskusi awal dilakukan secara online. Setelahnya, tim akan berkunjung untuk mengukur ulang, sekalian mengecek kondisi dinding dan plafon, titik listrik, juga akses masuk furniture (apakah sofa bisa naik lewat tangga, misalnya). Data ukur aktual inilah yang jadi dasar semua gambar berikutnya.

2. Pembuatan Desain dan Visualisasi

Lalu, konsep dan layout dibuat, disusul moodboard, material board, render 3D. Tim desain dan produksi baiknya bekerja berdampingan untuk memastikan detail seperti ketebalan multipleks dan jenis engsel bisa dikerjakan dengan rapi. Setelah desain selesai, RAB disusun per item pekerjaan.

3. Build dan Pengawasan Proyek

Furniture custom akan diproduksi di workshop, sementara pekerjaan sipil ringan dan elektrikal dikerjakan di lokasi. Pengerjaan akan diawasi tim internal Vimonia sendiri. Progresnya lalu dilaporkan secara berkala lewat grup WhatsApp, sesuai timeline yang tertulis.

4. Proses Serah Terima dan Garansi

Sebelum penyerahan kunci, 116 poin dalam quality checklist akan dilakukan sesuai jenis proyek. Garansinya tertulis dan berlaku selama 180 hari untuk struktur, finishing, dan furniture custom.

Kelebihan dan Kekurangan

Keuntungannya adalah satu titik tanggung jawab. Jika ada masalah di sambungan kabinet, tidak akan terjadi saling menyalahkan antara designer dan kontraktor.

Desain juga lebih realistis karena dibuat sesuai kemampuan dan kualitas workshop. Jadi, gambar kerja bisa langsung dipakai produksi tanpa diterjemahkan ulang.

Contohnya Pasadena Residences di Gading Serpong, area kerja 150 m² yang selesai dalam 3.5 bulan. Mulai dari pembangunan living dan kitchen dengan island, sampai laundry dan area tangga, semuanya dipegang tim yang sama dari konsep sampai serah terima.

Foto: Caroline Badran / Unsplash

‍

Namun, design & build juga punya keterbatasan.

Karena tim desain dan tim build ada di satu perusahaan, tidak ada pihak ketiga yang mengawasi hasil kerja kontraktor dari sisi desain. Untuk mengantisipasinya, kamu harus minta gambar kerja, spesifikasi material tertulis, dan RAB per item.

Pilihan desain dan kontraktor juga sedikit lebih terbatas, karena terdiri dalam satu tim. Untuk pekerjaan yang minor seperti membuat satu lemari, proses design & build mungkin kurang dibutuhkan.

Kapan Sebaiknya Memilih Desainer dan Kontraktor Terpisah?

Kontrak

Design & build: Satu kontrak utama.

Desainer + kontraktor terpisah: Dua kontrak atau lebih yang terpisah.

Pertanggungjawaban

Design & build: Ditangani satu pihak.

Desainer + kontraktor terpisah: Lebih rumit karena tanggung jawab bisa saling dilempar.

Koordinasi

Design & build: Dikelola oleh studio.

Desainer + kontraktor terpisah: Pemilik ikut mengoordinasikan kedua pihak.

Gambar Kerja

Design & build: Disusun bersama tim pelaksana, jadi langsung siap dikerjakan.

Desainer + kontraktor terpisah: Perlu dipelajari dan dibahas ulang oleh kontraktor.

Pemilihan Tim

Design & build: Sudah satu tim terpadu.

Desainer + kontraktor terpisah: Bebas memilih desainer dan kontraktor sendiri.

Pengawasan Desain dan Kualitas

Design & build: Bergantung pada transparansi dan sistem kerja studio.

Desainer + kontraktor terpisah: Desainer bisa ikut mengawasi pekerjaan kontraktor.

Pilih desainer dan kontraktor terpisah kalau kamu sudah punya kontraktor andalan atau ingin desainer jadi pengawas independen. Kalau ingin satu pihak yang bertanggung jawab dari desain sampai serah terima, design & build biasanya lebih praktis.

‍

Pemisahan bisa dilakukan jika:

  • Kamu sudah punya desainer terpercaya dengan gambar yang sudah lengkap.
  • Proyek melibatkan konsultan perencana sendiri dalam bagian dari pengembangan besar, contohnya: lobby gedung.
  • Kamu ingin desainer mengawasi kontraktor secara independen.

Karena itu Vimonia juga menawarkan desain saja dan build saja untuk desainer eksternal. Contohnya seperti Southgate Prime Dual Key, apartemen sebesar 67 m² yang desainnya dibuat oleh desainer eksternal dan Vimonia melakukan konstruksinya dalam 2 bulan.Hal ini juga terjadi pada Lobby Alder, Oak, dan Ivy di Aerium.

Sebelum memulai, siapkan denah developer kalau ada, referensi desain (yang kamu suka dan tidak suka), serta catatan kebiasaan harian. Untuk apartemen dan rumah cluster, cek aturan renovasi, jam kerja, dan akses kendaraan material ke building management dari awal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah design and build lebih mahal?

Tidak selalu. Biaya bergantung pada luas proyek, lingkup kerja, dan material yang dipilih. Koordinasi satu tim justru mengurangi biaya revisi karena proyek didesain dan dikerjakan oleh tim yang sama.

Apa yang perlu ada di kontrak design and build?

Pastikan kontrak berisi lingkup kerja per ruang, spesifikasi material, termin pembayaran, tenggat penyelesaian, klausul keterlambatan, juga garansi. Di kontrak Vimonia, tanggal selesai ditulis lengkap dengan klausul penalti kalau terlambat.

Berapa lama proses pengerjaan proyek design and build interior?

Durasi bergantung pada skala proyek. Di portfolio Vimonia, apartemen dengan area kerja 104 m² di Southgate Prime Amber Noir diselesaikan dalam 2 bulan, sedangkan rumah dengan area kerja 150 m² di Pasadena Residences membutuhkan waktu 3,5 bulan.

Singkatnya, design and build cocok jika kamu ingin desain dan konstruksi ditangani satu tim. Namun jika kamu sudah punya desainer sendiri, layanan konstruksi saja bisa jadi alternatif. Masih ragu? Ngobrol dulu aja dengan tim kami tanpa harus langsung berkomitmen.

‍

Deandra Alika Hefandia
Tentang Penulis
Deandra Alika Hefandia
Deandra Alika Hefandia adalah penulis konten dengan pengalaman di bidang penulisan artikel dan copywriting. Ia juga terlibat dalam pembuatan konten untuk media sosial, blog, dan berbagai kebutuhan komunikasi digital.
Hitung estimasi biaya interiormu
Ceritakan Kebutuhanmu