Foto: Scott Graham / Unsplash
Garansi kontraktor interior yang bagus harus menuliskan isi seperti pekerjaan apa saja yang dicakup (struktur, finishing, furniture custom), durasi garansi sejak serah terima, pengecualian yang wajar, dan prosedur klaim. Garansi lisan lebih sulit dijadikan acuan ketika muncul masalah.
Banyak pemilik rumah baru membaca garansi jika ada kejadian seperti pintu lemari mulai turun atau HPL di sudut kitchen set terkelupas. Karena itu, pastikan ketentuan garansi jelas sebelum menandatangani kontrak.
Berikut poin yang perlu diperhatikan, berdasarkan praktik garansi Vimonia, studio desain interior & build di Gading Serpong, Tangerang.
Apa Saja yang Tertulis di Garansi Interior?
Klien wajib cek apakah garansi tertulis dalam kelompok pekerjaan atau tidak, berikut 3 kelompok yang wajib tertulis:
- Struktur: Seperti rangkai partisi dan rangka plafon gypsum, dudukan kabinet gantung, serta konstruksi furniture. Contohnya kabinet yang miring atau plafon yang melendut.
- Finishing: HPL yang mengelupas, cat duco yang retak atau menggelembung, veneer terangkat, sealant lepas, sesuai ketentuan garansi dan penyebab kerusakannya.
- Furniture custom: Engsel, rel laci, handle, dan mekanisme buka-tutup yang perlu diperbaiki atau disetel ulang.
Cari tahu juga apakah pekerjaan elektrikal dari kontraktor, seperti titik lampu dan stop kontak baru masuk ke dalam garansi sebelum pengerjaan.
Berapa Lama Masa Garansi Yang Wajar?
Tidak ada satu durasi garansi kontraktor interior yang berlaku untuk semua proyek. Pastikan masa berlaku ditulis jelas, dihitung sejak tanggal serah terima, dan mencakup pekerjaan yang dijanjikan dalam penawaran.
Sebagai contoh, Vimonia memberikan garansi tertulis selama 180 hari sejak serah terima untuk struktur, finishing, dan furniture custom, sesuai ketentuan kontrak.
Karena dalam waktu enam bulan sudah ada waktu yang cukup untuk pemilik memakai rumah untuk kegiatan sehari-hari, merasakan pergantian cuaca, hingga menemukan masalah pada hasil desain.

Berikut perbedaan garansi lisan dan tertulis:
Pengecualian yang wajar, dan yang patut dicurigai
Garansi interior yang realistis biasanya memiliki pengecualian, seperti kerusakan akibat pemakaian tidak wajar, tindakan pihak lain, kebocoran dari unit lain, atau keausan normal.
Namun, kamu tetap perlu waspada kepada pengecualian yang terlalu luas atau tidak jelas. Misalnya, klausul “kerusakan akibat faktor cuaca” tanpa penjelasan lebih lanjut dapat menimbulkan perbedaan tafsir saat mengajukan klaim, terutama di iklim lembap seperti Tangerang dan Jakarta.
Sebelum menandatangani kontrak, minta contoh konkret untuk setiap pengecualian agar batas tanggung jawab kontraktor dipahami kedua pihak.
Cara klaim, dan setelah masa garansi habis
Prosedur klaim garansi sebaiknya jelas dan terdokumentasi. Pemilik rumah perlu tahu kontak yang harus dihubungi serta informasi yang perlu disiapkan, seperti foto atau video kerusakan, lokasi, dan waktu pertama kali masalah terlihat. Kontraktor kemudian menilai klaim, menjadwalkan pemeriksaan, dan melakukan perbaikan sesuai ketentuan. Jika klaim ditolak, alasannya sebaiknya merujuk pada pasal dalam kontrak.
Di Vimonia, grup WhatsApp tetap digunakan setelah serah terima, termasuk untuk komunikasi setelah masa 180 hari berakhir. Pastikan kamu bertanya mengenai apakah kontraktor tetap bisa membantu setelah garansi habis, meskipun perbaikan mungkin dikenakan biaya.
Vimonia juga melakukan pengecekan sebelum serah terima berdasarkan 116 poin dasar milik studio kammi sendiri. Contohnya, di The Springlake, apartemen di Summarecon Bekasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tim yang menangani proyek, kunjungi halaman tentang Vimonia.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah garansi interior berlaku untuk material pilihan klien?
Tergantung kesepakatan. Jika materialnya dipasok klien, kontraktor biasanya hanya menjamin pemasangan, bukan kualitas material. Pastikan pembagian tanggung jawab tertulis dalam kontrak.
Kapan masa garansi mulai dihitung?
Umumnya sejak tanggal serah terima yang ditandai dengan berita acara. Pastikan tanggal ini tercatat dengan jelas. Vimonia menyediakan 180 hari garansi sejak serah terima.
Apa yang perlu dilakukan sebelum mengajukan klaim?
Foto atau rekam permasalahannya dan kapan pertama kali terlihat. Hindari memperbaiki sendiri atau lewat pihak lain sebelum menghubungi kontraktor.karena hal tersebut dapat memengaruhi proses klaim.
Garansi yang jelas membantu pemilik rumah memahami hak dan tanggung jawabnya jika masalah muncul setelah serah terima. Untuk membahas cakupan garansi proyek interior, hubungi Vimonia untuk konsultasi awal.

