Foto: EJ Yao / Unsplash
Sebagai kontraktor yang berbasis di Gading Serpong, Tangerang, Vimonia memiliki standar tersendiri. Ada 7 kriteria yang kami gunakan untuk menilai projek, termasuk performa studio kami sendiri.
Kenapa mengerjakan projek di Jakarta harus lebih teliti?
Karena Jakarta memiliki building management.
Hampir semua apartemen di Jakarta punya BM dengan aturan renovasinya sendiri. Ada izin kerja, daftar nama pekerja, jam kerja yang dibatasi, larangan bising di jam tertentu, berbagai flow lift barang, dan tentunya komunikasi saat membangun. Ada berbagai kemungkinan yang bisa terjadi saat mulai membangun, mulai dari muatan barang hingga ID pekerja.
Terlihat sepele, tapi sangat memakan waktu dalam proses dan menghambat selesainya proyek.
7 Kriteria Penting yang Perlu Kamu Minta:
Berikut checklist yang wajib kamu simpan saat bertemu calon kontraktor:
1. Legalitas
Yang perlu kamu minta: Nomor SBUJK dan nama badan usaha yang tercantum di kontrak. (Vimonia memiliki SBUJK dan sudah terjamin.)
Tanda perlu waspada: Kontrak atas nama pribadi, sertifikat tidak bisa ditunjukkan, atau data perusahaan tidak jelas.
2. Portfolio Jakarta
Yang perlu kamu minta: Nama proyek, lokasi proyek, luas area kerja, dan durasi pengerjaan.
Tanda perlu waspada: Hanya memberikan gambar render, tanpa foto hasil jadi.
3. Kontrak Tertulis
Yang perlu kamu minta: Lingkup kerja, termin pembayaran, tanggal selesai, dan klausul keterlambatan (penyelesaian jika proyek melewati batas waktu pengerjaan).
Tanda perlu waspada: Kesepakatan hanya secara verbal dan tidak tercatat dengan baik.
4. Pengawas Lapangan
Yang perlu kamu minta: Daftar nama staf yang mengawasi proyek dan jadwal kunjungan yang jelas.
Tanda perlu waspada: Tidak ada nama pengawas yang terdaftar dengan jelas.
5. Produksi
Yang perlu kamu minta: Lokasi workshop dan pekerjaan apa saja yang dikerjakan di sana.
Tanda perlu waspada: Semua pekerjaan dilempar ke sub-kontraktor yang kerap berganti di tiap proyek.
6. Garansi
Yang perlu kamu minta: Durasi dan cakupan garansi yang tertulis jelas di kontrak.
Tanda perlu waspada: Garansi hanya dijanjikan secara verbal.
7. Laporan Progres
Yang perlu kamu minta: Bentuk dan frekuensi laporan progres (misalnya foto mingguan via WhatsApp).
Tanda perlu waspada: Laporan hanya diberikan saat klien menanyakan.
1. Cek Legalitas Kontraktor
Pastikan untuk meminta nomor SBUJK (Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi), lalu cocokkan nama perusahaannya dengan nama di kontrak. Keabsahannya bisa kamu cek di laman resmi LPJK. Vimonia sendiri memiliki SBUJK dan terjamin pengerjaan proyeknya.
2. Cek Portfolio Kontraktor di Jakarta
Tidak hanya foto jadi, cek juga detail dibelakangnya. Mulai dari lokasi, luas area kerja, hinggan lama pengerjaan. Unit Southgate Prime Amber Noir di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, misalnya, kami kerjakan dengan area kerja 104 m² dalam 2 bulan.
Jangan lupa untuk cek skala. Area kerja di apartemen 1Park Avenue, Jakarta Selatan cuma 12 m² namun membutuhkan ketelitian karena selisih ukuran 1-2cm sangat terlihat.
3. Tanggal Pada Kontrak
Tanggal harus tertulis dan tidak hanya disebutkan secara lisan. Pastikan kontrak juga berisi lingkup kerja per ruang, spesifikasi material, termin yang mengikuti progres, tanggal penyelesaian, sampai konsekuensi kalau terlambat.
Vimonia memiliki kontrak yang detil, mulai dari tanggal hingga klausul penalti keterlambatan.
4. Nama Pengawas Lapangan
Pastikan kamu tahu nama dan jabatan pengawas di lapangan.
Pada proyek apartemen di Jakarta, pengawas lapangan berkoordinasi dengan Building Management terkait perizinan kerja dan penjadwalan lift barang.

Foto: immo RENOVATION / Unsplash
5. Kepemilikan Workshop: Sendiri atau Subkon?
Memiliki subkon spesialis untuk kaca atau batu itu wajar. Namun, kamu perlu waspada pada kontraktor yang sama sekali nggak memegang pekerjaan inti.
Kalau kontraktor memiliki workshop sendiri, furniture lebih mudah dikontrol. Baik dari ketebalan, kerapian lem, hingga konsistensi warna. Untuk proyek apartemen, dimensi panel perlu disesuaikan dengan kapasitas dan ukuran lift barang sejak tahap produksi.
6. Minta Garansi Tertulis
Garansi tertulis jauh lebih jelas dan terjamin. Vimonia memberikan garansi tertulis 180 hari sejak serah terima untuk struktur, finishing, dan furniture custom, dan setelah itu pun tetap membantu lewat grup WhatsApp yang sama.
7. Sistem Laporan Progres
Semua renovasi pasti diawasi oleh pemilik dari jauh. Di proyek kantor kami di Landmark Pluit, Jakarta Utara, klien kami, Celine meminta untuk ada laporan tiap minggu, dan target 3,5 bulan selesai sesuai tanggal. Pastikan formatnya dari awal dan pastikan laporan ada tanpa harus diminta.
Catatan untuk pertemuan pertama
Pertemuan pertama nggak harus di lokasi. Vimonia sendiri banyak melakukan meeting online yang disusul kunjungan dan pengukuran. Berikut pertanyaan untuk membedakan kesiapan kontraktor:
- Apakah pernah mengurus izin renovasi di gedung ini atau gedung sejenis?
- Kapan RAB terperinci disusunt? Sebelum atau sesudah desain final?
- Siapa akan berkunjung ke lokasi setiap minggu?
- Apakah ada checklist sebelum serah terima?
Kontraktor yang siap biasanya langsung bisa menunjukkan contoh dokumennya. Di Vimonia, RAB dibuat secara rinci setelah desain selesai, dan sebelum serah terima akan ada quality checklist berisi 116 poin dasar yang disesuaikan dengan lingkup proyek.
Contoh Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Studio Vimonia berbasis di Tangerang, jadi apakah bisa mengerjakan proyek di Jakarta?
Bisa, selama memiliki logistik dan pengawasan yang jelas. Tanyakan jadwal kunjungan pengawas serta proses pengiriman furniture dari workshop ke lokasi proyek. Vimonia melayani proyek di Jabodetabek, dari Jakarta Selatan hingga PIK2.
Apa perlu kontraktor mengurus izin building management?
Ya, pemilik unit akan menandatangani permohonan. Namun data pekerja, jadwal, juga metode kerja akan disiapkan kontraktor. Hal ini perlu dikoordinasikan dari awal agar pengerjaan tidak tertunda.
Berapa lama waktu renovasi interior apartemen di Jakarta?
Durasi renovasi tergantung pada luas dan lingkupnya. Di portfolio kami, area kerja 104 m² di Southgate Prime Amber Noir selesai dalam 2 bulan, sementara 12 m² di 1Park Avenue butuh 1,5 bulan (betul, area lebih kecil tidak menjamin kecepatan penyelesaian). Karena itu, durasi pengerjaan harus ditulis secara jelas di kontrak.
Tujuh kriteria ini tidak menjamin proyek bebas resiko. Namun, bisa membantu proses dan kejelasan untuk mempercepat pengerjaan. Kamu bisa ngobrol dulu dengan tim kami kalau kamu sedang menyiapkan renovasi di Jakarta.

